Berita

Fakultas Kedokteran UMP melaksanakan Yudisium secara Daring

Pada hari Sabtu 13 Juni 2020, Fakultas Kedokteran UMP melaksanakan Yudisium untuk angkatan 2016 Program Studi Sarjana secara daring. Dimana dalam acara tersebut 26 mahasiswa di yudisium secara daring oleh Kaprodi Sarjana dan disaksikan oleh beberapa dosen FK UMP.

FK UMP Gelar Evaluasi Menghafal Alquran Virtual

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar kegiatan evaluasi menghafal Alquran secara virtual di kalangan mahasiswanya. Evaluasi menghafal Alquran sebenarnya merupakan kegiatan rutin dari Fakultas Kedokteran UMP.

"Namun saat ini dilakukan secar virtual mengingat adanya wabah Covid 19,'' ucap Koordinator acara Titik K, Senin (4/5).

Dia menyebutkan, kegiatan ini merupakan bukti bahwa mahasiswa Fakultas Kedokteran UMP merupakan calon dokter yang dididik secara Islami. Hal ini sejalan dengan visi Kedokteran UMP menjadi program studi yang mampu mencetak dokter Islami yang unggul dalam pengobatan herbal.

Menurutnya, evaluasi menghafal Alquran virtual ini diikuti oleh 50 mahasiswa kedokteran angkatan 2016, dengan tim penguji Ustadz Fajar Sidiq dan Ustad Bayu Dwi Cahyono dengan pengawas dari Tim IT Fakultas Kedokteran UMP.

Walaupun dilakukan secara online, tidak mengurangi kekusyukan para peserta. Setiap peserta diberikan waktu kurang lebih 12 menit untuk menjawab soal dari penguji, waktu tersebut juga termasuk untuk melafalkan hafalan surat Al-Infithar.

Penguji evaluasi menghafal Alquran Ustadz Fajar Sidiq mengatakan, apa yang dilakukan Fakultas Kedokteran UMP pantas mendapat apresiasi. ''Saya berharap kegiatan ini enar-benar dapat melahirkan calon dokter ang Islami dan tentu saja yang kompeten dari aspek keilmuan,'' katanya.

Salah satu mahasiswa kedokteran UMP Nida Rizqi Amalia mengatakan bahwa dalam evaluasi kali ini dirinya lebih merasa tenang, dan tidak gugup, karena dilakukan secara online. ''Biasanya gugup, karena berhadapan langsung dengan Penguji akhirnya hafalannya jadi sedikit tersendat. Tapi karena ini dilakukan secara online, Alhamdulillah lancar,'' katanya.(mjd/tgr)

UMP Lantik Belasan Dokter Secara Daring

Ada yang berbeda dari Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter yang digelar Universitas Muhammadiyah Purwokerto(UMP) ke dua ini. Dilaksanakan di tengah-tengah pandemi Covid-19, kegiatan itu diselenggarakan secara daring.

Walau secara daring, pelantikan dan pengambilan sumpah itu menghadirkan secara lengkap perangkat acara. Mulai panitia, pembawa acara, pembaca Alquran, Rektor dan Dekan, Ketua IDI Cabang Banyumas, sampai pembaca doa.

Terdapat 18 dokter yang terdiri dari 12 dokter perempuan dan enam dokter laki-laki mengikuti agenda yang dihelat Kamis (30/4) tersebut.

Dekan Fakultas Kedokteran  dr. Muhammad Mansyur Romi, SU, PA (K)  mengatakan periode ini dalam menjalani ujian kompetensi mahasiswa profesi  kedokteran berhasil  mencapai 76% kelulusan.

“Alhamdulilah pada kesempatan hari ini kita dapat melaksanakan pelantikan dokter baru secara daring,karena kita tahu bahwa kondisi saat ini masih dalam pandemi Covid-19 sehingga sesuai degan peraturan yang berlaku baik dari badan kesehatan dunia maupun dari pemerintah, kita dianjurkan untuk menghindari kerumunan sehingga acara ini dilakukan secara online” kata Mansyur Romi.

Iaberharap semoga prestasi ini bisa dipertahankan dan Fakultas Kedokteran Universitas Muhamadiyah Purwokerto bisa tetap menjadi institusi yang dapat dibanggakan dan mendapat kepercayaan sebaik mungkin di masyarakat.

Sementara penanggung jawab acara dr. M. Nurizki Haitamy, Sp. THT- KL mengatakan acara sumpah dokter ini adalah rangkaian kegiatan untuk melangkah kejenjang berikutnya dan  dalam ujian kompetensi nilai tertinggi yang didapati adalah 84.

“Rasa syukur dan bangga, kami segenap panitia berupaya agar kegiatan acara sumpah dokter  ini berjalan dengan sesuai rencana walaupun terkendala covid-19 ini,”jelasnya.

Ketua IDI Cabang Banyumas yang berkesempatan hadir dalam acara sumpah dokter melalui aplikasi zoom dr. Nugroho Harbani, Sp. S. M.Sc mengatakan pendidikan kedokteran Universitas Muhamadiyah Purwokerto dalam proses pendidikanya ada basic pendidikan agamanya sehingga memberikan warna baru terhadapa para alumninya.

“Harapan kami alumni FK UMP ini bisa memberikan proses pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara Islami dan syar’i dan juga secara komperhensif,”jelasnya.

Sementara itu Rektor UMP Dr Anjar Nugroho mengucapkan selamat kepada para dokter muda yang telah dilantik karena untuk menuju proses ini membutuhkan proses yang sangat panjang,berliku dan penuh tantangan.

“Kalau masih ingat ketika pertama kali kalian mendaftar di Pusat Penerimaan Mahasiswa Baruitu adalah perjuangan pertama sebelum kalian menjadi mahasiswa FK,tetapi itu masih belum cukup perjuangan kalian karena apabila kalian sudah masuk di Fakultas Kedokteran akan banyak sekali kegiatan yang akan menyita waktu,pikiran dan tenaga anda,akan tetapi kalian sudah melewati tahap itu dan sekarang kalian telah dibilang layak untuk menjadi seorang dokter,”jelasnya.

Lebih jauh Rektor berpesan,nikmatilah proses ini kareana seluruh kehidupan memerlukan perjuangan maka setiap fase kehidupan. “Fase belajar kita nikmatilah proses itu supaya kalian merasa senang dalam melewati fase itu,” pungkasnya. (Dan/Tgr)

Peran Serta Mahasiswa FK UMP di Gerakan Antisipasi Penyebaran Virus Korona