Berita

Gebyar Ramadhan yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran

Gebyar Ramadhan yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran di bulan Ramadhan 1440H di bawah komando LDFK Ar Razi bersama dengan kerohanian BEM dan IMM Komisariat FK serta komunitas cinta Al Qur’an mengadakan  bebarapa kegiatan seperti tebar takjil berbuka, tebar sahur, dan wakaf Al Qur’an dengan setiap hari membaca Al qur’an, melakukan kegiatan khatam Al Qur’an pada hari Sabtu tanggal 20 Ramadhan 1440H atau 25 Mei 2019M.

Panitia Gyrus Faturrazi memberikan laporan untuk kegiatan gyrus dan disampaikan pemberian wakaf Al Qur’an sebanyak 100 mushaf  dari donator  civitas akademik FK UMP .

Mushaf secara simbolis diserahkan Wakil Dekan I dr Susiyadi Sp.An kepada Pondok Pesantre Al Karim Desa Karang Tengah Baturaden  dan dilanjutkan tausyiah oleh Ustad Asgor dari PP An-Naba Srowot Wetan, Kalibagor Kabupaten Banyumas

 

FK MENGHAFAL FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

 

Unit Kedokteran Islam Fakultas Kedokteran pada tanggal 13 Ramadhan 1440 H/18 Mei 2019M telah menyelenggarakan evaluasi akhir FK Menghafal mahasiswa angkatan 2015, mereka telah menempuh tahap akhir dalam pembelajaran di tingkat sarjana. FK menghafal adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses awal dimulainya tutorial.

Evaluasi di akhir diikuti semua mahasiswa angkatan 2016 dengan penguji Ustad Fajar dan Ustad Firdaus, ujian dinilai dari hafalan surat terpanjang, sambung ayat, dan tajwid. Hasil Evaluasi diperoleh urutan terbaik sebagai berikut :

1.       Lintang Suroyo putri Bapak Hambali

2.       Faridah Azzah Sari, putri Bapak Drs. Joko Purwanto, M.Si

3.       Abdullah Basalamah, putra dari Bapak Faisal Abdullah Ali

4.       Farah Akhwanis Syifa putri dari Bapak Mufroil S.E

5.       Juniar faiz Musafich putra dari bapak Priyanto,M.Kes

Acara tersebut terselenggara karena dukungan pimpinan serta dengan mengoptimalkan peran mahasiswa dakwah di IMM Komisariat FK UMP.

 

Refleksi Diri KKN Kebencanaan

Bismillahirohmanirohim Assalamualaikum Wr Wb
Hallo aku Anggi Fitria mahasiswi FK UMPwt angkatan 2015, aku punya cerita sedikit pengalaman hidupku, mau tau? Oke langsung aja hehe, jangan bosen bacanya.

Tahun 2018 terjadi peristiwa gempa bumi dan tsunami di pantai barat Sulawesi hari jumat pukul 18.02 WITA sekitar waktu sholat maghrib, beritanya muncul dimana mana yang pada saat itu kita yang berada di Jawa lagi beraktivitas biasa ada yg berkumpul bersama teman, keluarga ataupun orang tersayang. Cieeee ehm. Rasanya ga terbayang bagi teman teman ku di Sulawesi yang merasakan itu, pasti menyisakan trauma yang sampai saat ini masih terasa. Saat lihat berita pingin banget rasanya bisa bantu saudara kita disana, tapi apalah daya karena kendala jadwal kuliah yang padat kami anak FKUmp sulit untuk berangkat ke Palu Sigi Donggala. Tapi memang ini bener adanya, Aku percaya bahwa memang daun yang jatuh aja sudah ada yg mengatur “Allah” apalagi keinginan yang dimiliki manusia, perjumpaan sama seseorang ataupun kejadian yang terjadi hari ini. Everything happens for a reason, right?


Jadi  awalnya universitas kami mengadakan program KKN yaitu ada kkn internasional, reguler serta kebencanaan. FYI sebelumnya engga ada kabar bahwa akan ada kkn kebencanaan, jadi begitu denger ada kkn bencana bisa berangkat ke sulawsi,  yg awalnya aku kkn internasional merubah pikiranku ke kkn kebencanaan dengan ijin orang tua yang pastinya harus merayu rayu dayu dan menyesuaikan jadwal antara kkn bencana dan jadwal di fakuktas, akhirrrnyaa kami jadi juga berangkat ke Palu Sigi Donggala. Hehe

 



Kami berangkat dari Purwokerto dengan bus kampus dengan perjalanan sekitra7 jam, terbang lewat Jogjakart transit Balikpapan  terus ke Palu deh, tentu dengan persiapan dan pembekalan yg diberikan universitas yaa hehe. Perjalanan yang sangat melelahkan tapi engga mematahkan semangat kami untuk segera membantu masyarakat palu yg membutuhkan bantuan kami. Di bandara palu ini masih keliatan banget efek setelah bencananya, seperti tembok yg masih rusak dan aspal yg masih retak gitu. Oh iya for your information juga, kami datang ke Palu Sigi Donggala sebagai relawan sudah sekitar 3 bulan setelah bencana, jadi datang pada fase rekonstruksi yaa, di Palu sendiri aktivitas perekonomian dan masyarakat juga sudah berjalan, tapi jangan dipikir sesederhana itu karena ternyata yg namanya BENCANA itu dampak nya memang besar sekali, kami lihat masih banyak bangunan yang rusak dan roboh.

Ada apa dengan Phoenix dactylifera L. ?

 Oleh.: dr. Titik Kusumawinakhyu, M.Biomed.

 

Ramadhan datang penuh kegembiraan, demikian pula para pedagang makanan untuk berbuka mulai dari ta’jil, buah sampai jenis kuliner lainnya. Berbuka merupakan waktu yang ditunggu setiap insan yang menjalankan puasa Ramadhan.

 

Bagaimana Rasalullah mengajarkan pilihan buah untuk berbuka? Buah ini adalah salah satu rekomendasi untuk pemenuhan untuk memulihkan energi dengan cepat dan ringan dicerna. Buah Kurma atau Phoenix dactylifera L. tumbuh di daerah tandus dengan buah yang bertandan, mempunyai kadar gula cukup tinggi yaitu sekitar 88 % dalam kandungan buahnya. Kurma juga mengandung vitamin B, mineral dan serat yang baik untuk pencernaan.

 

Hubungan Phoenix dactylifera L. dan Anti Aging

Penelitian tentang Kurma menyebutkan kurma mengandung zat antioksidan seperti tokoferol, vitamin C atau asam askorbat dan glutation. Komponen antioksidan bermanfaat untuk  mencegah kerusakan sel dengan cara mendonorkan elektron pada elektron yang tidak berpasangan pada molekul zat radikal bebas.

 

Manfaat antioksidan dapat memperbaiki kolagen, memperbaiki kerusakan kulit dan membuat kulit tetap terjaga dengan baik. Antioksidan juga dapat memperbaiki fungsi organ tubuh, misalnya fungsi hati atau liver, dan gangguan ginjal. Zat hepatotoksik yang menurunkan fungsi liveri dapat dicegah secara teratur dengan konsumsi buah Phoenix dactylifera L.Kurma yang bnayak mengandung hepatoprotektor dan kaya antioksidan adalah jenis kurma Rasulullah atau kurma Ajwa. Inilah rahasia kenapa kurma Ajwa sangat disukai Rasulullah. Liver atau Hepar adalah organ terbesar yang ada pada rongga perut atau abdomen sisi kanan atas. Sehingga apabila kita mengkonsumsi buah kurma secara rutin dan mengikuti kebiasaan Rasulullah dengan lipatan ganjil, bisa menjaga kesehatan liver.

 

Zat lain yang penting adalah Flavonoid. Flavonoid dalam buah kurma telah diteliti menunjukkan kemampuan antiinflamasi, mengaktifkan sel natural killer(NK) sehingga apabila terjadi proses inflamasi dapat dihambat dengan segera.

 

Gizi yang lengkap dari buah kurma yaitu kaya akan asam amino. Asam amino sendiri berfungsi sebagai penyusun protein. Diketahui protein berperan pada alat pengankut darah merah, gerakan tubuh yang memerlukan aktivitas otot juga berasal dari peran protein. Sehingga jika asam amino ini tercukupi maka mekanisme tubuh yang lain akan berjalan seimbang.

 

Hikmah lain dari kebaikan kurma karena asam amino untuk pembentuk protein tadi juga mempunyai fungsi reseptor, terutama reseptor penerimaan warna pada mata, sehingga fungsi mata akan membaik.

 

Terakhir mari kita renungkan betapa Allah SWT memberikan karunia berupa buah yang bermanfaat untuk kesehatan baik jasmani maupun ruhani.

Dalam Shahih Bukhari dan Muslim diriwayatkan hadits dari Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu’alaihi wassalam

مَنْ تَصَبَّحَ بِسَبْعِ تَمَرَاتٍ عَجْوَةً، لَمْ يَضُرَّهُ ذَلِكَ الْيَوْمَ سُمٌّ وَلاَ سِحْرٌ

Barangsiapa memakan tujuh buah kurma Ajwah pada pagi ahri, maka pada hari itu dia tidak akan terkena racun maupun sihir

(disarikan dari berbagai sumber).




 

 

 

 

 

Subcategories