Berita

Peningkatan SDM FK UMP dengan lokakarya usulan penelitian

Penelitian adalah salah satu kewajiban sebagai seorang Dosen.
Fakultas Kedokteran pada  tanggal  8 Dzulhijah 1440 H/ 9  Agustus 2019 M, mengadakan Lokakarya Usulan Penelitian bagi Dosen.
Dr.Suwarno sebagai pembicara menerangkan pentingnya bagi dosen memulai penelitian, sesuai Renstra PT, dan diharapkan masing- masing dosen mempunyai roadmap penelitian sampai 20 atau 25 tahun ke depan.
Lokakarya ini sangat bermanfaat untuk Tri Darma Perguruan Tinggi dan untuk pengembangan ilmu pengetahuan maupun terapan.

Gebyar Ramadhan yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran

Gebyar Ramadhan yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran di bulan Ramadhan 1440H di bawah komando LDFK Ar Razi bersama dengan kerohanian BEM dan IMM Komisariat FK serta komunitas cinta Al Qur’an mengadakan  bebarapa kegiatan seperti tebar takjil berbuka, tebar sahur, dan wakaf Al Qur’an dengan setiap hari membaca Al qur’an, melakukan kegiatan khatam Al Qur’an pada hari Sabtu tanggal 20 Ramadhan 1440H atau 25 Mei 2019M.

Panitia Gyrus Faturrazi memberikan laporan untuk kegiatan gyrus dan disampaikan pemberian wakaf Al Qur’an sebanyak 100 mushaf  dari donator  civitas akademik FK UMP .

Mushaf secara simbolis diserahkan Wakil Dekan I dr Susiyadi Sp.An kepada Pondok Pesantre Al Karim Desa Karang Tengah Baturaden  dan dilanjutkan tausyiah oleh Ustad Asgor dari PP An-Naba Srowot Wetan, Kalibagor Kabupaten Banyumas

 

FK MENGHAFAL FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

 

Unit Kedokteran Islam Fakultas Kedokteran pada tanggal 13 Ramadhan 1440 H/18 Mei 2019M telah menyelenggarakan evaluasi akhir FK Menghafal mahasiswa angkatan 2015, mereka telah menempuh tahap akhir dalam pembelajaran di tingkat sarjana. FK menghafal adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses awal dimulainya tutorial.

Evaluasi di akhir diikuti semua mahasiswa angkatan 2016 dengan penguji Ustad Fajar dan Ustad Firdaus, ujian dinilai dari hafalan surat terpanjang, sambung ayat, dan tajwid. Hasil Evaluasi diperoleh urutan terbaik sebagai berikut :

1.       Lintang Suroyo putri Bapak Hambali

2.       Faridah Azzah Sari, putri Bapak Drs. Joko Purwanto, M.Si

3.       Abdullah Basalamah, putra dari Bapak Faisal Abdullah Ali

4.       Farah Akhwanis Syifa putri dari Bapak Mufroil S.E

5.       Juniar faiz Musafich putra dari bapak Priyanto,M.Kes

Acara tersebut terselenggara karena dukungan pimpinan serta dengan mengoptimalkan peran mahasiswa dakwah di IMM Komisariat FK UMP.

 

Refleksi Diri KKN Kebencanaan

Bismillahirohmanirohim Assalamualaikum Wr Wb
Hallo aku Anggi Fitria mahasiswi FK UMPwt angkatan 2015, aku punya cerita sedikit pengalaman hidupku, mau tau? Oke langsung aja hehe, jangan bosen bacanya.

Tahun 2018 terjadi peristiwa gempa bumi dan tsunami di pantai barat Sulawesi hari jumat pukul 18.02 WITA sekitar waktu sholat maghrib, beritanya muncul dimana mana yang pada saat itu kita yang berada di Jawa lagi beraktivitas biasa ada yg berkumpul bersama teman, keluarga ataupun orang tersayang. Cieeee ehm. Rasanya ga terbayang bagi teman teman ku di Sulawesi yang merasakan itu, pasti menyisakan trauma yang sampai saat ini masih terasa. Saat lihat berita pingin banget rasanya bisa bantu saudara kita disana, tapi apalah daya karena kendala jadwal kuliah yang padat kami anak FKUmp sulit untuk berangkat ke Palu Sigi Donggala. Tapi memang ini bener adanya, Aku percaya bahwa memang daun yang jatuh aja sudah ada yg mengatur “Allah” apalagi keinginan yang dimiliki manusia, perjumpaan sama seseorang ataupun kejadian yang terjadi hari ini. Everything happens for a reason, right?


Jadi  awalnya universitas kami mengadakan program KKN yaitu ada kkn internasional, reguler serta kebencanaan. FYI sebelumnya engga ada kabar bahwa akan ada kkn kebencanaan, jadi begitu denger ada kkn bencana bisa berangkat ke sulawsi,  yg awalnya aku kkn internasional merubah pikiranku ke kkn kebencanaan dengan ijin orang tua yang pastinya harus merayu rayu dayu dan menyesuaikan jadwal antara kkn bencana dan jadwal di fakuktas, akhirrrnyaa kami jadi juga berangkat ke Palu Sigi Donggala. Hehe

 



Kami berangkat dari Purwokerto dengan bus kampus dengan perjalanan sekitra7 jam, terbang lewat Jogjakart transit Balikpapan  terus ke Palu deh, tentu dengan persiapan dan pembekalan yg diberikan universitas yaa hehe. Perjalanan yang sangat melelahkan tapi engga mematahkan semangat kami untuk segera membantu masyarakat palu yg membutuhkan bantuan kami. Di bandara palu ini masih keliatan banget efek setelah bencananya, seperti tembok yg masih rusak dan aspal yg masih retak gitu. Oh iya for your information juga, kami datang ke Palu Sigi Donggala sebagai relawan sudah sekitar 3 bulan setelah bencana, jadi datang pada fase rekonstruksi yaa, di Palu sendiri aktivitas perekonomian dan masyarakat juga sudah berjalan, tapi jangan dipikir sesederhana itu karena ternyata yg namanya BENCANA itu dampak nya memang besar sekali, kami lihat masih banyak bangunan yang rusak dan roboh.

Subcategories