Laboratorium mikrobiologi mempelajari mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, dan parasit untuk mendiagnosis infeksi dan memandu pengobatan menggunakan teknik seperti c.
Laboratorium parasitologi berfokus pada parasit dan penyakitnya pada manusia dan hewan, menggunakan metode seperti mikroskopi dan serologi untuk mengidentifikasi infeksi dari sampel darah, tinja, dan jaringan.