Gombong, Kamis 9 April 2026– Dalam upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi di bidang pendidikan kedokteran, jajaran Dekanat Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FK UMP) melakukan kunjungan silaturahmi ke jajaran Direksi baru RS PKU Muhammadiyah Gombong.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk menyegarkan kembali kerja sama strategis yang selama ini telah terjalin dengan baik antara kedua institusi dalam bingkai pendidikan kedokteran.

Delegasi dari FK UMP yang hadir dalam pertemuan tersebut terdiri dari Dekan, Wakil Dekan II, Wakil Dekan III, Ketua Program Studi Profesi Dokter, serta tim tenaga kependidikan. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Badan Pembina Harian (BPH), Direktur, serta jajaran Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik) RS PKU Muhammadiyah Gombong.

Dalam sesi diskusi, pihak BPH RS PKU Muhammadiyah Gombong menyampaikan harapan besar atas kunjungan ini. Mereka menekankan pentingnya penyelarasan visi antara kedua institusi, khususnya dalam pengembangan pendidikan kedokteran ke depan. Tidak hanya pada pendidikan dokter umum, namun juga pengembangan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Penyakit Dalam yang saat ini tengah dijajaki oleh FK UMP.

“Harapan kami, kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan sehingga mampu mendukung pengembangan pendidikan kedokteran yang lebih komprehensif dan berkelanjutan,” Subur Yuswanto, S.Tr. Kes. S.Kep. Ners, MM FISQua.

Sementara itu, Direktur RS PKU Muhammadiyah Gombong turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada FK UMP atas dukungan nyata yang telah diberikan, khususnya dalam pemenuhan berbagai fasilitas penunjang pendidikan.

“Kami sangat mengapresiasi kontribusi FK UMP dalam menghadirkan fasilitas pendukung pendidikan yang sangat membantu proses pembelajaran klinik di rumah sakit ini,” ujar dr. Anita Widi Hastuti, Sp.THT-BKL, MH, FRSPH, FISQua.

Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak berharap kerja sama yang telah terjalin dapat semakin diperkuat, tidak hanya dalam aspek pendidikan, tetapi juga dalam pengembangan layanan kesehatan dan riset kedokteran. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan tenaga medis yang unggul, profesional, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.MJD